Hiking Gunung Semeru dan Danau Cantik Ranu Kumbolo

Gunung Semeru atau Ranu Kumbolo? Pasti udah ga asing lagi kan ditelinga pendaki lokal Indonesia, bahkan mungkin familiar juga bagi pendaki mancanegara, secara gunung ini mempunyai danau yang indah, padang verbena yang cantik dan puncak Mahameru yang sangat gagah, so aku akan bahas sedikit tentang gunung Semeru dan bagaimana cara mendaki gunung ini.

Sekarang kalau ingin mendaki ke gunung Semeru harus daftar online di https://bookingsemeru.bromotenggersemeru.org/ kuota perhari hanya 600 pendaki (walaupun aku ngomong “hanya”, 600 orang digunung sudah rame banget) nah kalian bisa milih deh kapan waktu yang tepat untuk mendaki, gunung Semeru jarang sepi loh, kecuali bulan Ramadhan. Di website TNBTS kalian juga bisa membaca apa saja syarat dan larangan yang berlaku di Taman Nasional. Aku cuma akan membahas yang menurutku penting untuk dibahas.

Apa saja yang harus disiapkan sebagai syarat utama mendaki Gunung Semeru? Pertama, daftar online dulu, nanti akan ada form konfirmasi, biasanya lewat bank BNI (form bukti pembayaran ini harus dibawa dan dilampirkan saat pendaftaran di resort Ranu Pane), print form dari TNBTS berupa nama ketua pendakian beserta dengan anggota pendakian dan barang bawaan saat mendaki. Siapkan materai 6000 (jangan sampe lupa yoo) terus terakhir fotokopi KTP dan surat keterangan sehat dari dokter (1 hari sebelum pendakian) menurutku ini paling penting ketika mendaftar ulang di resort Ranu Pane, langkah selanjutnya kita mengikuti briefing dari SAVER, setelah briefing akan diberi cap telah mengikuti briefing kalian kembali ke resort Ranu Pane untuk mengambil tiket pendakian dan dan cap serta mengisi buku tamu pendakian, yosh kita sudah bisa mendaki.

Untuk ke Ranupane kalian bisa memakai jeep atau motor pribadi, tapi ga disarankan memakai motor matic ya, sangat berbahaya loh. Terus di Tumpang ada basecamp bisa untuk tempat kalian menginap dan memesan jeep. Intinya semua fasilitas sudah ada kok, tinggal kita manfaatin dengan bijak aja 🙂

Lalu apa saja sih yang harus dibawa? dan apa saja yang enggak boleh dibawa.
Yang harus dibawa:
– Pakaian untuk mendaki
– Sleeping Bag
– Matrass
– Tenda sesuai kapasitas
– Nesting dan Kompor
– Logistik yang cukup (kalau bisa lebih)
– Mantel
– Sepatu dan sandal tracking
– Headlamp
– Botol Tumbler (untuk ngurangi sampah botol di gunung)
selebihnya menyesuaikan dengan keperluan masing-masing.
dan yang tidak boleh bawa:
– Senjata tajam seperti parang
– Speaker aktif
– Alat musik
– Drone (kecuali untuk penelitian dan ada izin dari TNBTS)
– Minuman keras
dan yang tidak berhubungan dengan pendakian jangan dibawa ya..

Udah boleh mendaki kah? oke aku mulai, jabaran yang akan aku tulis adalah pendakian tipe kura-kura (4 hari 3 malam) ada juga sih tipe macan tutul (2 hari 1 malam) dan kangguru (3 hari 2 malam). Pendakian kali ini tujuannya Kalimati – Puncak Mahameru, banyak istirahat dan bisa bermain dengan nafas serta menikmati indanya Gunung Semeru. Hari pertama kita mulai mendaki pukul 10 pagi dan sampai di Pos 1 sekitaran jam 11.30 (jalan menanjak landai) disini ada orang jualan loh, semangka dan gorengan yang harganya 5000 rupiah untuk 2 item (hampir semua pos harganya sama kok), serta jajanan lainnya, istirahat 15 menit dan sampai di Pos 2 (disini kalian bisa lihat indah dan gagahnya Semeru jika cuaca cerah) sekitar jam 12.30 (jalannya menurun) istirahat sekitaran 15 menit lanjut ke Pos 3 kita akan melewai 2 jembatan merah dan watu rejeng (hati-hati kalau disini, rawan longsor) sampai di Pos 3 sekitaran jam 13.30 kita langsung berhadapan dengan Patak Banteng (tanjakan setinggi 100 meter dan terjal) disarankan jangan istirahat supaya lebih enak mendaki Patak Banteng, lanjut jalan sekitar 15 menit kita sudah bisa melihat Ranu Kumbolo dari kejauhan dan lanjut sampai di Pos 4 sekitar jam 14.00, disini kalian bisa melihat indahnya Ranu Kumbolo dari atas, jalan ke Camp Ranu Kumbolo ada dua jalur, 1 satu langsung turun, satunya lagi melipir, nah kalau ga mau lutut atau betis bergegar kalian pilih opsi kedua, karena jalannya landai, walaupun jarak ke camp akan semakin jauh. sampai di Camp pukul 15.00 sore, dirikan tenda dan masak, biar perut kenyang serta nikmatilah Ranu Kumbolo pada sore hari, jangan lupa pake jaket dan celana panjang, suhunya udah mulai dingin loh, istirahat yak, besok kita mendaki lagi, kalau tidur, jangan lupa pake sleeping bag, kalau punya suami atau istri, bolehlah dipeluk untuk nambah kehangatan 🙂

Hari kedua dari empat hari di Gunung Semeru, semangat *flex*, jadi hari ini kita akan melanjutkan perjalanan ke Kalimati, makan pagi, berfoto-foto setelah itu packing-packing untuk segera melanjutkan perjalanan pukul 10 pagi, ohya fyi di Rabu Kumbolo ada toilet basah loh, kalian bisa buang air besar disini. 😀 Untuk ke puncak tanjakan cinta ada dua jalur, pertama jalur melipir dibelakang selter dan yang kedua langsung di Tanjakan Cinta (kalau masih percaya mitos pendakian tentang Tanjakan Cinta yang ga boleh liat kebelakang, lakuin aja, siapa tau jadi beneran walaupun kita masih harus berjuang demi doi) dua jalur ini mempunyai pemandangan yang sangat berbeda, kalau mau ya, naik di Tanjakan Cinta dan turun di jalur Belanda yang melipir. Setelah dari Tanjakan Cinta kita akan disuguhkan indahnya Oro Oro Ombo (terutama bulan Desember sampai Juni tapi sayang, musim hujan Gunung Semeru tutup dan baru akan buka sekitar bulan April/Mei), menurutku lebih baik ambil jalur melipir sebelah kiri, jalan lebih gampang dan kita juga akan mendapatkan pemandangan yang lebih bagus daripada langsung kebawah. Sekitar pukul 11 kita baru sampai di Cemoro Kandang (gara-gara kebanyakan foto sih), disini dingin loh anginnya, ada penjual juga seperti pos sebelumnya. Lanjut masuk ke Cemoro Kandang, disini jalannya nanjak terus, kalaupun dikasi turunan, berarti uda mau sampai ke Jambangan. :’) Jalan melewati Cemoro Kandang memerlukan waktu sekitar 1-2 jam, tergantung kita lagi sih, asal bahagia aja mendakinya itu uda lebih dari cukup kok 🙂 Sampai di Jambangan jam 12 siang kita sudah bisa melihat gagahnya Semeru dari dekat. 🙂 Setelah dari Jambangan, kita hanya membutuhkan waktu sekitar 15-20 menit untk sampai di Kalimati, jalan menuju Kalimati menurun dan di Camp Area datar, setelah mendirikan tenda lantas kita mengambil air di Sumber Mani, arahnya ke sebelah kanan kalau dari depan dan membutuhkan waktu 1 jam untuk pulang pergi. Di Sumber Mani saya mengambil sekitar 10 liter air menggunakan water tank yang akan digunakan sampai keesokan harinya. Setelah masak dan makan, segerahlah beristirahat, karena pukul 22.00 malam nanti kita akan bangun dan mempersiapkan diri ke Puncak Mahameru.

Hari kedua menuju hari ketiga, bangun jam 10 malam untuk makan dan minuman hangat, aku sendiri sering makannya indomie rebus dan energen, ya mikirnya praktis aja, pas ke Puncak baru bawa roti dan susu untuk sarapan pagi. Mulai berjalan pukul 23.00 dan cuaca sangatlah dingin, langkah demi langkah untuk menuju Arcopodo pun terasa ringan dan berat, hati-hati ya, ditanjakan setelah 15 menit kita berjalan ada longsoran dan untuk keatas kita harus menggunakan webbing. Sebelum sampai Arcopodo, kalian bisa melihat Kota Malang dari atas, nah disini ada sinyal, silahkan sampaikan rindu kalian disini. Sampai di Arcopodo setelah 1 jam 30 menit mendaki, kita harus fokus, kekompakan tim menjadi kunci untuk ke Puncak Mahameru. Dibatas vegetasi, kita harus fokus, karena ada jurang yang cukup dalam disebelah kanan dan kiri jalan, mulai mendaki, disini mental dan fisik kita diuji, seberapa tahan kita akan terus mendaki, jangan gengsi, kalau capek ya istirahat, terus jangan duduk atau menginjak batu, bahaya loh. Akhirnya kita sampai juga di Puncak Mahameru jam 05.00 (normalnya memang 6 jam kalau berjalan terus), kita bisa menikmati Sunrise yang sangat indah ditambah dengan lautan awan. (sudah sudah jangan ngiler) Setelah puas berfoto-foto kita turun ke Kalimati, kalau lambat sekitar 1 jam 30 menit. Setelah turun, makan ya, lalu istirahat kalau diperlukan sampai pukul 12 atau 13 siang nanti baru packing ke Ranu Kumbolo. Oh ya, jalan turun dari Kalimati – Jambangan – Cemoro Kandang – Ranu Kumbolo hanya memakan waktu 2 jam loh, kalian juga bisa semangatin pendaki lain yang akan naik (bahasa kasarnya ngejek sih) wkwkwk.. Sampai di Ranu Kumbolo, kita makan dan menikmati sore hari, karena hari ini adalah malam terakhir di Gunung Semeru. 🙂 Bagi yang suka berburu milkyway bisa kok, asalkan ga ada bulan 🙂

Hari terakhir di Gunung Semeru, huhuhu.. aku juga sedih, cepat banget dah uda cerita sampai hari terakhir :’) Bangun lebih pagi ya hari ini, kita mau liat Sunrise yang keluar dari kedua bukit di Ranu Kumbolo, siapin susu hangat, kopi atau teh sebagai teman 🙂 setelah menikmati pagi, harus makan semua ya, karena kita akan pulang ke Ranu Pane, packing dan jangan lupa bawa sampahmu turun kembali 🙂 Perjalanan dari Ranu Kumbolo ke Ranu Pane hanya akan memakan waktu 3-4 jam tergantung seberapa banyak kita istirahat. 🙂 Saran dari aku turun jam 10 pagi dan sampai di Ranu Pane jam 2 siang. Di Ranu Pane, pengambilan KTP ketua pendakian hanya diberi kesempatan sampai jam 6 sore loh, jadi kalau lebih dari jam 6 sore, harus besok lagi 🙂

Aku rasa cukup ya, kayaknya uda jelas, atau mungkin uda ada yang ngebayangin ke Semeru seperti apa. 🙂 sudah, nabung dulu baru bermimpi 🙂 Kalau kalian mau ikut opentrip dariku juga bisa kok, terutama yang dari Kalimantan. 🙂

Jangan lupa bawa turun sampahmu ya, jangan meninggalkan apapun selain jejak, jangan mengambil apapun selain gambar/foto dan jangan membunuh apapun selain waktu.

Sekian dari aku tentang Gunung Semeru,
Salam,

Yandy Koresy

1 thought on “Hiking Gunung Semeru dan Danau Cantik Ranu Kumbolo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *