“New Normal ” Pulau Lemukutan

Saat ini kita akan memasuki era “New Normal” baik itu dikehidupan sehari-hari maupun di bidang pariisata, tanpa terkecuali wisata yang ada di Pulau Lemukutan di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Destinasi wisata pulau ini juga akan memasuki era “New Normal”, lantas bagaimana agar kita bisa tetap berwisata tapi tetap dalam protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah?

Agar liburan tetap menyenangkan dan tetap mengutamakan kesehatan selama liburan, yuk kita bahas sama-sama New Normal seperti apa jika berwisata di Pulau Lemukutan di artikel berikut ini:

1. Pengecekan Kesehatan Pengunjung Pulau Lemukutan

Pertama, salah satu protokol yang sangat penting adalah pegecekan kesehatan, mulai dari pengecekan suhu tubuh menggunakan thermo gun dan pengecekan riwayat perjalanan. Tidak lupa juga setiap wisatawan yang akan ke Pulau Lemukutan harus menggunakan masker pribadi masing-masing. Karena adanya pengecekan kesehatan sehingga waktu datang ke pelabuhan juga harus lebih awal, agar tidak mengganggu jadwal keberangkatan kapal menuju Pulau Lemukutan.

2. Jumlah Penumpang Dalam Satu Kapal

Ini adalah tugas cukup berat, karena harus membatasi penumpang dalam satu kapal keberangkatan, nah biasanya satu kapal bisa mengangkut 30-40 orang wisatawan, di era New Normal sekarang ini diperkirakan hanya 20 orang saja, belum lagi harus membuat jarak aman antar penumpang, ini adalah penyebab yang membuat ongkos kapal menjadi sedikit lebih mahal dari harga biasanya.

3. Pembatasan Jumlah Rombongan Dalam Trip

Rombongan dalam sebuah trip dan dipandu saat ini hanya diizinkan lima orang dalam satu rombongan dengan maksimal dua rombongan saja untuk satu paket dalam satu guide travel. Rombongan harus dipastikan sehat dan tetap menjaga jarak dengan rombongan lainnya selama perjalanan ke Pulau Lemukutan.

4. Peralatan Snorkeling dan Permainan Air

Menggunakan alat permainan air yang kemungkinan digunakan banyak orang ini adalah hal yang paling rentan, maka dari itu, semua alat snokeling yang dipakai harus bener-bener dicuci bersih terlebih dahulu sebelum dipakai oleh tamu lain. Lebih aman memang membawa alat sendiri, akan tetapi biaya yang mahal dan jarang dipakai membuat kita lebih baik menyewa alat tersebut. Untuk canoe pada saat perpindahan dayung dari tangan ke tangan juga harus di bersihkan terlebih dahulu, tidak bisa dipindahtangankan langsung.

5. Kurangi Kontak Fisik dengan Penduduk Sekitar Pulau

Di era New Normal hal yang tidak bisa kita lakukan adalah becengkrama akrab dengan warga sekitar atau penduduk asli pulau Lemukutan, memang kurang afdol sih tapi demi kebaikan kita bersama pengunjung atau wisatawan harus tetap menjaga jarak aman dan usahakan tidak bersalaman dengan warga sekitar. Kita tidak akan tau apakah kita sehat-sehat saja atau malah membawa penyakit kan?

Tetap bisa Liburan ke Pulau Lemukutan

Yap, liburan memang tetap bisa dilakukan setelah pandemi Covid-19 ini berakhir, tapi tetap saja kebiasaan menjaga kesehatan di era New Normal ini sangat penting dilakukan bukan hanya wisata di Pulau Lemukutan saja
sama halnya di semua tempat wisata di Indonesia.

Kita hanya perlu membiasakan diri, mengontrol, dan menerapkan protokol kesehatan di semua kegiatan. Tenang, kamu tetap bisa liburan kok tapi tetap jaga kesehatan ya, kamu dapat membawa peralatan kesehatan pribadi misalnya masker, hand sanitizer, tisu, alat mandi dan perlengkapan pribadi lainnya. Bersama korakalbar kamu tetap bisa liburan di era New Normal ini, karena bersama kami dipastikan semua protokol kesehatan diterapkan selama perjalanan ke Pulau Lemukutan. Yuk liburan ke Pulau Lemukutan! Informasi atau tanya-tanya silahkan hubungi Whatsapp/Telpon : +62 853-4813-3614

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *