Solo Traveling, takut ga sih? kan pergi sendiri, ga ada teman ngomong, ga ada teman tidur, makan juga sendiri, enak seperti itu? enak dong, namanya juga butuh me time kan. Kalau pergi rame-rame juga asik sih, tapi ya gitu, susah ngaturnya, enakkan pergi berdua dengan si dia. jjjjj

Peralatan yang saya gunakan

Kali ini saya akan bepergian sendiri kebeberapa tempat di Kalimantan Barat, rencananya ada 4 tempat iconic dan beberapa tempat singgahan. Hari pertama saya akan ke Bukit Jamur, hari ke dua Riam Berawant, hari ketiga ke Riam Dait dan hari keempat saya ke Bukit Belew dan Bukit Bahu.

Sebelum membaca lebih jauh saya tidak bisa menyelesaikan misi ini dikarenakan hari pertama saya mengalami masalah dikaki kanan saya jadi hanya bisa pergi ke tempat yang ringan saja dan lokasinya hanya di Kabupaten Bengkayang. maafkan.

Hari pertama saya memulainya langsung ke Kabupaten Bengkayang, tepatnya ke Bukit Jamur, mulai dari Pontianak Jam 12 siang dan sampai ke Bengkayang jam 4 sore, diperjalanan saya singgah kebeberapa tempat seperti SPBU Nusapati dan Indomaret Anjungan sebelum akhirnya sampai di Indomaret Anjungan. Sesampainya saya di Bengkayang, saya tidak bisa memulai mendaki dikarenakan hujan yang begitu deras di Bengkayang. Sekitaran jam 17.30 barulah saya memulai mendaki.

Dipendakian kali ini saya benar-benar dibutakan oleh cuaca yang sangat ekstrim, dari hujan sampai kabut yang sangat tebal, bahkan senter kabut saja tidak bisa menembus tebalnya kabut, sampai akhirnya saya tersesat diperjalanan, saya mengikuti jalur pendakian tahun 2014-2015 yang dimana waktu itu dipakai untuk pendakian Bupati Bengkayang, jalurnya itu langsung sampai dibawah batu besar. Pendakian kali ini memakan waktu sekitar 2 jam 30 menit, sangat lama dan membosankan ditambah lagi kaki yang kram, untuk berjalan aja susahnya luar biasa (pertama kali kram setelah terakhir itu di basket tahun 2015) setelah dicek kakiku ga sehat untuk mendaki lagi. Padahal saya sudah ke bukit Jamur sebanyak 6 kali. wkwkwk (btw, skrng udah 7 kali), memalukan. jjjjj

Dipuncak bukit jamur saya bertemu dengan pendaki asal singkawang yang ikut mendaki juga, tapi mereka melewati jalur gereja, kalau saya melewati jalur swadaya, sampai diatas saya tidak langsung mendirikan tenda, karena langit tiba-tiba cerah dan hujan itu tepat dibawah bukit yang saya daki. Hampir satu jam setelah sampai baru saya mendirikan tenda dan masak untuk isi perut. Sesudah makan saya menghabiskan waktu berfoto ria dengan background Kota Bengkayang yang apik. Tengah malam, saya sempatkan untuk mencari Milky Way (jenisnya hari ini adalah boomstars) dimana milkyway ini tidak mempunyai pola dan menampakan sirius (si Bintang terang) disebelah timur.

Background kota Bengkayang malam hari

Selamat Pagiii, Bukit Jamur, awesome banget deh pemandangannya pagi ini, Golden Sunrise + Lautan awan, benar amazing banget kalau melihatnya secara langsung, bersyukur banget karena cuaca cerah. Setelah berfoto-foto dan mengambil video time lapse akhirnya bisa makan enak juga plus langsung packing, karena yang dari Singkawang uda turun duluan, pas turun sengaja dipercepat dan sempat buat video jalur yg benar, harapannya biar ga ada yg sesat lagi. (walaupun kayaknya ga perlu lah ya). Saya turun hanya memakan waktu 30 menit doang, wkwkwk, dan cuma berhenti disumber air untuk minum lalu lanjut lagi kebawah.

Bukit Jamur, Apikkan? wkwkwk
Batu Iconic Bukit Jamur

Setelah turun saya langsung cari tempat makan dan langsung menuju Sanggau Ledo, masih di Kabupaten Bengkayang ya, tapi hari ini gagal ke Riam Berawant, selama perjalanan kena hujan yang sangat lebat, bahkan mau jalan aja susah, karena tidak mungkin memaksakan diri untuk ngecamp, Akhirnya saya memutuskan untuk nginap di SPBU Sanggau Ledo, disini kakak dan abangnya baik banget, sampai-sampai tidur aja dikasi selimut dan batal. hehehehe

Tidur di SPBU
SPBU tempat saya menumpang tidur

Hari ketiga, bangun jam 4 subuh langsung siap-siap, tujuan saya adalah Riam Marum dan Riam Ampang, jam 6 pagi saya berangkat dari SPBU singgah dulu makan nasi kuning dipasar Sanggau Ledo. Sehabis makan sekitar jam 6.30 pagi langsung masuk ke Dawar, memakan perwaktu selama 1 jam 30 menit untuk sampai diar terjun, karena 1 kilometer terakhir, jalannya becek sekali, susah untuk dilewati.

Makan ditemanin Talon :’)
Jalan ke Riam Marum

Sampai di Riam Marum, saya harus tracking lagi selama 5 menit untuk sampai keair terjun, jalannya langsung menurun kebawah, jangan khawatir licin, disini sudah disemen kok. Sesampainya dilokasi rupanya air terjunnya lagi banjir, sehingga saya tidak bisa kesisi dekat air terjun. Susah banget foto disini, tripod bisa dibuka kecil saja, itupun rada-rada takut kalau terjadi apa-apa pada kamera saya. Setelah hampir 1 jam, akhirnya saya melanjutkan perjalanan ke Riam Ampang, jarak tempuh dari Riam Marum hampir 30 menit. hehehe

Riam Marum lagi banjir. zZzzZzz

Sampai di Riam Ampang harus tracking lagi selama 5 menit untuk sampai kelokasi air terjun, jalannya landai dan menurun. Sampai di Riam Ampang langsung buka tripod dan buat video yang sedikit idiot. hahaha
Air disini lumayan dingin tapi segarnya luar biasa, setelah 30 menit berenang dan mandi barulah saya membuat hammock buat tiduran sebentar. Disini tenang sebelum akhirnya ada yang datang sekitar jam 11 siang. Saya berkemas dan packing untuk keluar dari Dawar menuju Sanggau Ledo. gassss….

Riam Ampang dengan airnya yang jernih
Ceritanya ngevlog, wkwkwkwk
Yuks pulangs

Selesai sudah perjalanan 3 hari saya =)
Rincian biaya:
1. Servis Motor + Ganti Oli : 55k
2. Bensin Nusapati (Pertamax) : 30K
3. Logistik Selama Perjalanan : 120k (Nugget, Beras, Telur, Kornet, Gas Portabel dan Mie Rebus)
4. Parkir basecamp Bukit Jamur : 10k
5. Makan di Rumah Makan Ade I: 12k (Nasi, Bakwan, Perkedel dan Kuah)
6. Bensin Sanggau Ledo I : 20k
7. Bensin Sanggau Ledo II: 30k
8. Makan Nasi Kuning + Air Mineral : 15k
9. Tiket Masuk Riam Marum : 15k
10. Tiket Masuk Riam Ampang : 10k
11. Makan Di Rumah Makan Ade II: 12k
12. ABC Exo 2x : 13k
Total : 342k
inilah rincian yang saya keluarkan untuk 1 orang dengan catatan peralatan lengkap, cukup hemat kan kalau untuk sekedar me time doang. Semoga bermanfaat. =)

Salam,

Yandy Koresy

Avatar yandykoresy

Author: yandykoresy

Free Diver, Drone Pilot and Tour Guide

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *