Siapa sih yang ga pengen keliling dunia? pertanyaan yang simpel dengan berbagai jawaban. Kebanyakan jawaban dimulai dengan alasan ketidakmungkinan untuk mencapai mimpi tersebut. Tetapi ngomongin soal keliling dunia, pasti sedikit banyak orang akan memikirkan tentang Visa, tapi ada loh beberapa negara di dunia ini dengan paspor Indonesia bisa masuk tanpa harus menggunakan Visa.

Paspor Indonesia memiliki akses bebas Visa/Visa On Arrival ke 71 negara di dunia. Jadi pemegang Paspor Indonesia bisa mengunjungi negara tersebut tanpa harus memiliki visa terlebih dahulu untuk bisa masuk ke negara tersebut. Pemegang paspor Indonesia bisa menetap di 71 negara baik tanpa Visa atau Visa on Arrival mulai dai 15 hari sampai dengan 6 bulan sesuai dengan kebijakan masing-masing negara.

Daftar Negara Bebas Visa bagi pemegang Paspor Indonesia

Asia

Brunei, Vietnam, Filipina, Malaysia, Hong Kong, Iran*, Kamboja, Kyrgyztan*, Kazakhtan, Laos, Makau, Maldives*, Myanmar, Nepal*, Pakistan**, Qatar, Singapore, Sri Langka**, Tajikistan*, Thailand, Timor Leste*, Uzbekistan, Yordania*.

Eropa

Armenia*, Azerbaizan*, Belarus, Serbia

Afrika

Tanjung Verde*, Kepulauan Komoro*, Gabon*, Gambia, Guinea- Bissau*, Kenya*, Madagaskar*, Malawi*, Mali, Mauritania*, Mauritus*, Maroko, Mozambik*, Namibia, Rwanda, Seychelles*, Sieera Leone*, Somalia*, Tanzania*, Togo*, Uganda*, Zimbabwe*.

Oceania

Kepulauan Cook, Fiji, Kepulauan Marshall*, Federasi Mikronesia, Niue, Pulau Palau, Papua Nugini*, Samoa*, Tuvalu*.

Amerika

Bermuda, Bolivia*, Brazil, Chili, Kolombia, Ekuador, Guyana, Nikaragua*, Peru, Suriname, Dominika, Haiti, Saint Vincent and Grenadines.

Keterangan
* (Visa on Arrival)
** (Electronic Travel Authorization(eTA))

Cara membuat visa on Arrival

Bagi negara-negara yang memberlakukan syarat Visa on Arrival, berikut tata cara membuat Visa langsung di negara tujuan:

1. Langsung Menuju Signboard

Setelah sampai di bandara negara tujuan, kamu bisa langsung mendatangi signboard yang ada dan langsung mendatangi pos VOA (Visa on Arrival)

2. Siapkan Uang Cash dengan Mata Uang USD

Biaya pemuatan Visa on Arrival bisa bervariasi disetiap negara, mulai dari $25 – $100 sesuai dengan berapa lama waktu yang kamu inginkan untuk menetap sementara di negara tersebut. Proses pembayaran sebagian besar meminta langsung uang cash.

Pastikan kamu telah menyiapkan uang cash dengan mata uang USD untuk mempermudah proses pembuatan Visa on Arrival, jika tidak ada uang cash, kamu akan diarahkan ke ATM yang melayani penarikan tunai dengan mata uang USD.

3. Siapkan Dokumen yang Dibutuhkan

Dokumen yang dibutuhkan untuk pembuatan Visa on Arrival tidak sebanyak yang dibutuhkan untuk embuatan visa lainnya. Biasanya yang dibutuhkan hanyalah paspor dan tiket penerbangan untuk konfirmasi dan kelengkapan data yang dibutuhkan.

4. Bisa dengan e-Visa atau Menggunakan Jasa Agen Travel

Jika tidak ingin repot-repot dan mengantri bisa menggunakan layanan e-Visa dimana prses pengajuan dan pembuatan visa dilakukan secara online dengan metode pembayaran menggunakan debit card atau master card. Atau, lakukan secara kolektif dengan menggunakan jasa agen travel secara langsung.

Liburan Hemat ke Tujuan Negara Bebas Visa

Membuat visa tidak hanya persyaratannya yang banyak dan proses yang lumayan lama tapi juga biaya yang cukup besar untuk dikeluarkan. Mulai dari ratusan ribu sampai jutaan rupiah, tergantung dari pemilihan negara tujuan dan periode waktu menetapnya.

Biaya yang cukup besar dan proses yang ribet ini bisa dihindari dengan mengunjungi negara-negara bebas visa. Liburannya dapat dan biaya yang harusnya untuk pembuatan visa bisa dialokasikan ke hal lain, seperti tiket penerbangan atau penginapan. Lebih hemat kan??

Avatar yandykoresy

Author: yandykoresy

Free Diver, Drone Pilot and Tour Guide

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *