Ada apa saja di Sarawak Culture Village? Nah itu jadi pertanyaan aku saat pertama kali kesana. Ya, namanya juga tempat budaya di Sarawak ya, aku penasaran dong. Sebelum lebih jauh, Sarawak Culture Village ini adalah venue Rainforest World Music Festival, sebenernya bukan hanya RWMF saja, tapi banyak event di Sarawak yang memakai venue ini. Tulisan ini adalah rangkuman ketika di SCV 2022 dan 2023, ya mungkin karena aku sok sibuk, makanya baru bisa nulis sekarang, hehe

Sarawak Culture Village ini kalau aku gambarkan adalah kumpulan Rumah Suku dan Budaya yang ada di Negeri Sarawak, Malaysia. Mulai Rumah Adat Melano sampai Rumah Adat Bidayuh ada disini. Tempatnya disini cukup luas dan fasilitas disini juga sangat memadai untuk ukuran venue konser. Di lapangan utama bisa berdiri 2 panggung untuk perform para artist RWMF, ada selasar untuk workshop alat musik seperti sape’, ataupun ada lapangan serbaguna, nah tahun 2022 untuk workshop alat musik dan tahun 2023 digunakan untuk foodcourt, ya mungkin karena tahun 2022 foodcourt tempat UMKM dari Sarawak ini tidak mendapat tempat kali ya, hehe

Nah untuk fasilitas paling utama disini pastinya ada Homestay, Restoran yang memang dari Sarawak Culture Village dan Ruangan Theater. Aku ga tau persis berapa pintu yang dijual selama RWMF, yang pasti dan sering terlihat ada 2 pintu sih. Selain itu disetiap Rumah Adat atau Budaya pasti ada stand tersendiri dan kamu bisa masuk ke Rumah Adat atau Rumah Budaya ini secara gratis. (Aku belum tau kalau masuk selain kegiatan RWMF ya, soalnya belum pernah, hehe).

Kalau ditanya paling estetik foto di Rumah Adat atau Rumah Budaya mana, aku akan jawab Rumah Adat Orang Ulu sih paling oke diantara semua Rumah Budaya atau Rumah Adat yang ada disini. Oh ya, kampir lupa, disini juga ada loh Jembatan Bambu khas Suku Dayak, tapi cuma untuk dilewati dan berfoto sejenak saja ya, bukan untuk disanderin, karena ada kejadian wisatawan jatuh di jembatan bambu ini.

Untuk di Theater biasanya saat RWMF ada pertunjukan dan workshop dari Pukul 10.00 sampai 17.00, biasanya diisi dengan Artis yang akan tampil di panggung utama RWMF. Di Theater sendiri kamu mempunyai kesempatan lebih dekat untuk bertemu dengan Artis yang akan perform di RWMF. Jabatan tanggan? bisa, bahkan perform bareng artisnya langsung juga bisa loh.

Oh ya, disekitaran lokasi Sarawak Culture Village ini juga terdapat foodcourt dan pantai yang bisa diakses secara gratis, kalau gak salah namanya Pantai Damai. Selain itu di area depan SCV ini juga bisa dijadikan tempat untuk camping loh. Selain itu juga ada Hotel Damai Beach Resort yang kegunaanya sebagai tempat istirahat para artis yang perform saat RWMF atau kegiatan apapun di SCV, ataupun sebagai tempat panitia penyelenggaraan kegiatan yang ada di SCV.

Terakhir, di lapangan utama Sarawak Culture Village ini berlatar belakang Gunung Santubong, kalau kamu mau mendaki gunung ini, kamu mempunyai kesempatan besar untuk melihat Burung Enggang atau Burung Rangkong. Walaupun dari jarak jauh sepertinya worth it loh. Kapan lagi kan bisa lihat Burung Enggang atau Burung Rangkong secara langsung ‘kan?

Untuk ke Sarawak Culture Village ini kamu bisa memakai grab atau maxim menuju SCV ini, atau ke arah Pantai Damai dari Central Kuching. Biaya sekitar RM 30 – 50 karena jarak yang lumayan jauh, tapi kalau kegiatan RWMF biasanya ada Shuttle Bus yang bisa membawa kamu ke SCV pergi dan pulang.

Ini hanya penggambaran aja ya, mungkin kalau nanti kamu kesana dan tidak ada event akan berbeda vibesnya. Sekia dulu, terimakasih sudah membaca 🙂